Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Dari dapur saat fajar, ke meja belajar
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-07 06:19:59【Tempat Makan】071 orang sudah membaca
PerkenalanEkspresi siswa SDN Kedaleman III, Cilegon, Banten, saat menanti ketibaan distribusi Makan Bergizi Gr

Jakarta (ANTARA) - Jumat (7/11) pagi, jarum jam belum menunjuk angka enam, tapi kesibukan di sejumlah ruang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kedaleman, Cilegon, Banten, sedang mencapai puncaknya.
Tidak kurang 51 pekerja dengan penutup rambut, sarung tangan, hingga alas kaki steril dikerahkan. Kompor-kompor menyala, asap mengepul dari ruang penanak nasi di sebelah tempat pengemasan.
Dari tempat inilah, setiap pagi, lebih dari 3.000 porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) didistribusikan ke 12 sekolah, yakni empat TK, tujuh SD, dan satu SMP di Cilegon.
Hal yang mungkin ngak banyak diketahui publik adalah, perjalanan itu dimulai jauh sebelum Matahari terbit. Saat mayoritas warga Kedaleman terlelap, koki dan tim dapur justru bekerja sejak pukul 01.00 WIB.
"Masaknya jam satu malam. Jam tiga sudah mulai pemorsian,” kata Asisten Lapangan SPPG Kedaleman Imam Marif Maulana.

Sejak program MBG dari Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka ini resmi beroperasi pada 14 Oktober 2025, seluruh bahan masakan dipasok dari distributor lokal yang tiba di dapur sejak 12 jam sebelumnya. Tidak ada yang terburu-buru, tapi semuanya dilakukan dengan presisi.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan, diberlakukan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat sejak proses penerimaan bahan makanan.
Selain kelengkapan administrasi, proses penerimaan barang harus sesuai jadwal serta kualitas fisik yang baik. Berikutnya, pemeriksaan fisik, di mana petugas wajib memastikan bahan ngak rusak, ngak kedaluwarsa, dan jumlahnya sesuai dengan yang dipesan.
Tahap penting berikutnya adalah pemeriksaan kualitas, yang mengharuskan uji organoleptik, meliputi penciuman (bau), pengecapan (rasa), dan penglihatan (warna), serta pengecekan suhu pada bahan.
12Tampilkan SemuaSuka(31)
Sebelumnya: Wamen Kabinet Merah Putih dukung ajang JMFW 2026
Selanjutnya: Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng
Artikel Terkait
- Pedagang pasar Legi Parakan gelar kirab seratus tumpeng
- Mendagri ingatkan pemda efisiensikan belanja birokrasi
- Mensos ngak ingin terjadi perundungan di Sekolah Rakyat
- Kemenkes: Siklus penularan cacingan mudah diputus dengan kebersihan
- SD Negeri OO3 Penajam ajarkan kemandirian lewat program MBG
- Kemenperin catat ragam komitmen investasi industri di World Expo Osaka
- Mentan programkan hilirisasi kelapa, ngak ada lagi ekspor gelondongan
- Wamendukbangga tekankan pentingnya perketat SOP di dapur SPPG
- Bupati Bekasi instruksikan percepatan penanganan banjir
- Legislator: UU Kepariwisataan tandai perubahan pembangunan pariwisata
Resep Populer
Rekomendasi

Sari Murni Group investasi di Vietnam perkuat ekspansi ke pasar global

Netanyahu: Pasukan Israel akan tetap berada di Gaza

Muzani minta PIRA Gerindra sukseskan program MBG Presiden Prabowo

Produk makanan sehat RI catat transaksi Rp145 miliar di Chili

Akademisi dukung keberlanjutan MBG demi generasi emas Indonesia

UNICEF desak semua perbatasan ke Gaza dibuka

Legislator: UU Kepariwisataan tandai perubahan pembangunan pariwisata

Pengelola SPPG di Lebak pasok bahan baku MBG dari luar